daya syaithan. Wal 'iyadzubillah!
Padahal di dalam dien kita yang mulia ini, Islam sudah mengatur sedemikian
rupa tentang pakaian yang disyari'atkan kepada wanita yang tiada lain
untuk melindungi mereka sendiri dari pandangan lawan jenisnya maupun
sesama jenisnya.Islam telah melarang wanita memakai pakaian sempit, ketat
(span) yang menggambarkan (membentuk) bentuk tubuhnya, kecuali di depan
suaminya saja. Adapun di depan selain suami tidak boleh sekalipun di
hadapan sesama kaum wanita, karena hal tersebut menjadi contoh buruk bagi
rekan-rekannya.
Bila mereka melihatnya berpakaian seperti itu, maka mereka akan
menirunya.Dan juga, wanita diperintah untuk menutup auratnya dengan
penutup yang dapat melindungi siapa saja selain suaminya. Ia menutup
auratnya dari pandangan sesama jenisnya (wanita lainnya) sebagaimana
halnya menutup dari pandangan lawan jenisnya (lelaki), kecuali hal-hal
yang biasa tampak seperti wajah, tangan dan kaki yang memang perlu dibuka
(di hadapan wanita-wanita yang lain). (Lihat Fatwa Syaikh Shalih Al-Fauzan
di dalam Fatawa Al-Mar'ah Al-Muslimah; 1/438)
Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah Radhiallahu Anhu Rasulullah
shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan bakal munculnya pakaian semacam
ini di akhir zaman, beliau bersabda:Artinya: ''Dua (jenis manusia) dari
ahli neraka yang aku belum melihatnya sekarang yaitu; kaum yang membawa
cemeti-cemeti seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengannya, dan
wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berjalan berlenggak lenggok,
kepala mereka seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk
surga bahkan tidak akan mendapat wanginya, dan sungguh wangi surga itu
telah tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.'' (H.R. Muslim,
3/1680)
Termasuk dalam kategori ini adalah pakaian sebagian wanita yang memiliki
sobekan panjang dari bawah atau yang ada lubang di beberapa bagiannya,
sehingga ketika duduk tampak auratnya.Di samping itu, ada yang mereka
lakukan juga termasuk menyerupai orang-orang kafir, mengikuti mode serta
busana bejat yang mereka bikin. Kepada Allah kita mohon keselamatan.
Di antara yang juga berbahaya adalah adanya berbagai gambar buruk di
pakaian; seperti gambar penyanyi, kelompok-kelompok musik, botol dan cawan
arak, juga gambar-gambar makhluk yang bernyawa, salib atau lambang-lambang
club-club dan organisasi-oraganisasi non Islam, juga slogan-slogan kotor
yang tidak lagi memperhitungkan kehormatan dan kebersihan diri, yang
biasanya banyak ditulis dalam bahasa asing.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat dijadikan perhatian untuk diri
kita dan saudara-saudara kita, agar kita terhindar dari dosa-dosa yang
dianggap biasa ini.
ukiran sebuah harapan
sebuah blog yang akan menampilkan karya-karya, puisi, renungan serta kisah yang ada disekitar kita semua..,
assalammualaikum
Senin, 28 Februari 2011
Hukum Mencabut Alis, Rambut Palsu dan Tato Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin
Menghilangkan bulu alis (termasuk menggunakan rambut palsu dan tato) termasuk salah satu dosa besar, karena Rasulullah ShallallaHu 'alayHi wa sallam bersabda,
“La’anallaHul waashilata wal mustawshilata wannaamishata wal mutanammishata wal waasyimata wal mustawsyimah” yang artinya “Allah melaknat wanita yang memasang dan dipasang rambut palsu, wanita yang mencukur bulu alis dan dicukurkan bulu alis dan wanita yang dibuat tato dan dibuatkan tato” (HR. Bukhari no. 5937 dan Muslim no. 2124)
Oleh karena itu hendaknya setiap orang laki – laki (hadits tersebut juga berlaku untuk laki – laki) maupun wanita berusaha menjauhi perbuatan tersebut.
“La’anallaHul waashilata wal mustawshilata wannaamishata wal mutanammishata wal waasyimata wal mustawsyimah” yang artinya “Allah melaknat wanita yang memasang dan dipasang rambut palsu, wanita yang mencukur bulu alis dan dicukurkan bulu alis dan wanita yang dibuat tato dan dibuatkan tato” (HR. Bukhari no. 5937 dan Muslim no. 2124)
Oleh karena itu hendaknya setiap orang laki – laki (hadits tersebut juga berlaku untuk laki – laki) maupun wanita berusaha menjauhi perbuatan tersebut.
Kamis, 17 Februari 2011
Hidup ini seringkali menyakitkan. Menjalaninya di atas sebuah kebohongan dan penderitaan. Kadang air mataku jatuh, gelisahtak menentu, bingung untuk memutuskan sesuatu. Aku berusahamelakukan yang terbaik, terbaik untukku dan agamaku. Walau bukan yang terbaik dalam hidup.
Sering ku berfikir,, hidup hanyakah gudang pendritaan. Dimana semua makhlik hanya berfikir meraup kesenangan untuknya saja. Kesedihan menerpa atas manusia tak berdaya. Kesepian mengantarkan manusia pada keegoisannya..
Hidup ini butuh warna.. warna akan menjadi indah bila diatur menhadi harmonis. Hilangkan egois, benci, dendam, dan iri. Syukuri semua yang kita miliki. Jangan berhebti untuk bermimpi, karena jenyataan berawal dari mimpi. Jangan sombong, karena kesempurnaan hanya milik Allah..
Keep moving forward!!!!!
Sering ku berfikir,, hidup hanyakah gudang pendritaan. Dimana semua makhlik hanya berfikir meraup kesenangan untuknya saja. Kesedihan menerpa atas manusia tak berdaya. Kesepian mengantarkan manusia pada keegoisannya..
Hidup ini butuh warna.. warna akan menjadi indah bila diatur menhadi harmonis. Hilangkan egois, benci, dendam, dan iri. Syukuri semua yang kita miliki. Jangan berhebti untuk bermimpi, karena jenyataan berawal dari mimpi. Jangan sombong, karena kesempurnaan hanya milik Allah..
Keep moving forward!!!!!
Ku kira
Ku kira saat itu menyenangkan
Mengembangkan hati yang dahulu kuncup
Namun kukira itu kosong
Bukan mengembang…
Namun layu…
Butir bening masih saja
Ingin kutumpahkan
Ke hamparan bumu allah
Namun tetap ku tengadah
Kiranya ku pasti dapat melaluinya
Hatiku hampa..
Perasaanku gusar..
Fikiranku merana, menangis peluh
Kala fajar menyingsing
Tak dapat kulihat senyum
Yang ingin kuhadirkan
Sayu masih saja terpaku
Ku kira saat itu menyenangkan
Mengembangkan hati yang dahulu kuncup
Namun kukira itu kosong
Bukan mengembang…
Namun layu…
Butir bening masih saja
Ingin kutumpahkan
Ke hamparan bumu allah
Namun tetap ku tengadah
Kiranya ku pasti dapat melaluinya
Hatiku hampa..
Perasaanku gusar..
Fikiranku merana, menangis peluh
Kala fajar menyingsing
Tak dapat kulihat senyum
Yang ingin kuhadirkan
Sayu masih saja terpaku
KAMMU
Kamu uda sering tersakiti
Tapi kamu tak pernah sadar darinya..
Sampai kapan kamu mau dipermainkannya
Sampai kapan kamu akan menangis karnany
Tanyamu selalu jadi ragu, harapmu berubah jadi luka
Kenapa kamu masih bertahan disitu sedang kamu terrus tersiksa dan menderita
Pergilah,,, dia bukan siapa2 hanya manusia biasa tapi berbeda darimu, dia tak punya perasaan,!!
Pergilah,,, dan jangan kamu menangis lagi
Jngan sampai perasaanmu berubah
Jangan sam[ai kau membencinya
Bila ia kembali,, usirlah
Bila ia mengejar,, larilah
Dia bukan yang terbaik..
Jadikan perasaan ini jd batu loncatan untukmu
Loncatan untuk menjauh darinya..
Cepat pergi !!! jangan menangis !!
Kamu uda sering tersakiti
Tapi kamu tak pernah sadar darinya..
Sampai kapan kamu mau dipermainkannya
Sampai kapan kamu akan menangis karnany
Tanyamu selalu jadi ragu, harapmu berubah jadi luka
Kenapa kamu masih bertahan disitu sedang kamu terrus tersiksa dan menderita
Pergilah,,, dia bukan siapa2 hanya manusia biasa tapi berbeda darimu, dia tak punya perasaan,!!
Pergilah,,, dan jangan kamu menangis lagi
Jngan sampai perasaanmu berubah
Jangan sam[ai kau membencinya
Bila ia kembali,, usirlah
Bila ia mengejar,, larilah
Dia bukan yang terbaik..
Jadikan perasaan ini jd batu loncatan untukmu
Loncatan untuk menjauh darinya..
Cepat pergi !!! jangan menangis !!
HANYA INGIN KAU TAHU
Tatapannya mempesona
Senyumannya membuatku gila
Indah katanya membuatku bahagia
Sapaannya adalah karunia
Engkaulah yang bertahan’hingga saat ini dalam hatiku
Terpahat namamu di monument hatoku
Terkenang auramu dalam taman jiwaku
Hancur perasaan ini
Retak monument ini
Ternyaata kau mencintai dia
Q harap kau sadar akan hatiku..
Tatapannya mempesona
Senyumannya membuatku gila
Indah katanya membuatku bahagia
Sapaannya adalah karunia
Engkaulah yang bertahan’hingga saat ini dalam hatiku
Terpahat namamu di monument hatoku
Terkenang auramu dalam taman jiwaku
Hancur perasaan ini
Retak monument ini
Ternyaata kau mencintai dia
Q harap kau sadar akan hatiku..
Langganan:
Postingan (Atom)